Tampilkan postingan dengan label Bjb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bjb. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 September 2019

Ini Komentar Agus Mulyana Setelah Raih Penghargaan Sebagai The Most Commited GRC Leader 2019

World News - Direktur Kepatuhan Bank BJB, Agus Mulyana kini dikenal sebagai The Most Commited GRC Leader 2019 dalam ajang TOP GRC (Governance, Risk, & Compliance) 2019.

Penghargaan ini diraih Agus Mulyana setelah melalui proses yang sangat panjang. Bahkan dalam akun instagram pribadinya, @amulyana46 ia mengaku bangga atas penghargaan yang ia dapat.

"bagi saya selaku Direktur Kepatuhan Bank BJB didapuk sebagai The Most Commited GRC Leader 2019. Tentu saja ini tak luput dari peran serta seluruh insan bank BJB yang senantiasa menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya untuk mewujudkan BJB lebih baik" kata Agus Mulyana Seperti yang dilansir dari AyoBandung.com

Tercatat, kinerja yang dihasilkan dari manajemen risiko yang dipimpim langsung oleh Agus Mulyana memang terbilang sangat bagus. Dimana adanya pola manajemen risiko yang diterapkan bank bjb selama ini terbukti berhasil memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan.

Bahkan berbagai langkah pengambilan keputusan usaha yang dijalankan perbankan juga bisa terhindar dari risiko merugikan bahkan mendorong ekspansi keuntungan pada level optimal.


Sumber: AyoBandung.com

Kamis, 05 September 2019

Agus Mulyana Ditunjuk Menjadi Plt Direktur Utama


World News - Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) Telah Dipilih menjadi pelaksana tugas (plt) direktur utama (dirut) Yaitu Agus Mulyana Dengan diberhentikannya Ahmad Irfan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB akan menetapkan dan membuka seleksi calon dirut baru until menjalankan visi baru perseroan sebagai agen pembangunan daerah pun dalam meningkatkan penetrasi kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Karena sesuai ketentuan OJK, posisi direktur utama tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatuhan sebagai plt dirut,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Dalam Sebuah agenda perubahan pengurus RUPSLB hari ini, pemegang saham menyetujui bahwa adanya perubahan pengurus Perseroan yaitu memberhentikan dengan hormat Ahmad Irfan selaku Direktur Utama Bank BJB terhitung sejak ditutupnya Rapat dan Pemberhentian Agus Gunawan selaku Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB yang wafat pada tanggal 9 November 2018. Selain itu juga, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Komisaris Utama Independen Bank BJB Klemi Subiyantoro beserta dua Komisaris Independen Bank BJB Rudhyanto Mooduto dan Suwarta.

Sementara itu, Suartini selaku Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB akan rangkap melaksanakan tugas dan tanggung jawab Direktur Komersial dan UMKM perseroan. Adapun  juga dengan pengurus lainnya tidak mengalami perubahan yaitu Nia Kania sebagai Direktur Keuangan dan Fermiyanti sebagai Direktur Operasional serta Muhadi sebagai Komisaris Bank BJB dan Yayat Sutaryat sebagai Komisaris Independen Perseroan.

“Mendapat mandat RUPS merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” tukas Agus Mulyana.

Agus Mulyana menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BjB sejak Mei 2015. Pria dengan kelahiran Bandung tahun 1964 ini sebelumnya pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014. (*)


Sumber : Infobanknews.com