Tampilkan postingan dengan label Bankir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bankir. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2020

Direktur Utama, Achmad Baiquni Akan Tetap Pimpin BNI

World News - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sudah melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

RUPSLB yang sudah dikordinasikan oleh Pihak BNI dan yang akan berlangasung di Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Jumat (30/8/2019) pada pukul 14.00 WIB.

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo juga sedikit menyampaikan, kalau ada sebuah pergantian dalam jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh Achmad Baiquni.

Sedangkan pada jajaran Dewan Direksi, Ario melanjutkan, ada sebagian perombakan yang dilakukan. Seperti Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan, dari Catur Budi Harto menjadi Tambok P Setyawati.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta.

Dan untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Berikut ini jajaran direksi Baru BNI Hasil RUPSLB:
Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.

Profil Achmad Baiquni


Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Achmad Baiquni Juga disebut sebagai bankir berdarah dingin.

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.


Sumber : Liputan6.com

Jumat, 01 November 2019

Bertahan! Direktur Utama BNI Tetap Dipimpin Achmad Baiquni

World News - Saat ini sedang maraknya perombakan di tingkat tertinggi pada bank BNI, Tapi Achmad Baiquni Diberi kesempatan lagi dan kembali dipercaya pemegang saham untuk melanjutkan jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
"Rapat berlangsung kondusif," ungkapnya usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), di Menara BNI, Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Dan banyak sekali perombakan setelah hasil rapat telah ditentukan. Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan secara hormat.
"Dengan adanya satu direksi kami yang diberhentikan yakni Pak Catur yang bawahi Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan, dari situ yang punya background itu yaitu Bu Tambok. Karena ada pergeseran maka kami ingin berikan pengalaman baru kepada direksi yang ada," ungkap Baiquni.
Rapat juga mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI.
Lalu Bob Tyasika Ahanta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI kini menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI.
Rico Budidairpo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI.
Sementara itu, di jajaran komisaris, BNI mengangkat Dirjen Anggaran Askolani sebagai komisaris perseroan menggantikan Marwanto Harjowiryono.

Sumber : Beritasatu.com

Kamis, 05 September 2019

Agus Mulyana Ditunjuk Menjadi Plt Direktur Utama


World News - Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) Telah Dipilih menjadi pelaksana tugas (plt) direktur utama (dirut) Yaitu Agus Mulyana Dengan diberhentikannya Ahmad Irfan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB akan menetapkan dan membuka seleksi calon dirut baru until menjalankan visi baru perseroan sebagai agen pembangunan daerah pun dalam meningkatkan penetrasi kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Karena sesuai ketentuan OJK, posisi direktur utama tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatuhan sebagai plt dirut,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Dalam Sebuah agenda perubahan pengurus RUPSLB hari ini, pemegang saham menyetujui bahwa adanya perubahan pengurus Perseroan yaitu memberhentikan dengan hormat Ahmad Irfan selaku Direktur Utama Bank BJB terhitung sejak ditutupnya Rapat dan Pemberhentian Agus Gunawan selaku Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB yang wafat pada tanggal 9 November 2018. Selain itu juga, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Komisaris Utama Independen Bank BJB Klemi Subiyantoro beserta dua Komisaris Independen Bank BJB Rudhyanto Mooduto dan Suwarta.

Sementara itu, Suartini selaku Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB akan rangkap melaksanakan tugas dan tanggung jawab Direktur Komersial dan UMKM perseroan. Adapun  juga dengan pengurus lainnya tidak mengalami perubahan yaitu Nia Kania sebagai Direktur Keuangan dan Fermiyanti sebagai Direktur Operasional serta Muhadi sebagai Komisaris Bank BJB dan Yayat Sutaryat sebagai Komisaris Independen Perseroan.

“Mendapat mandat RUPS merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” tukas Agus Mulyana.

Agus Mulyana menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BjB sejak Mei 2015. Pria dengan kelahiran Bandung tahun 1964 ini sebelumnya pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014. (*)


Sumber : Infobanknews.com