World News - Pelatih Paris Saint Germain, Thomas Tuchel mengkritik permainan Manchester United usai klubnya tersingkir di babak 16 besar Liga Champions 2018-2019, Kamis (7/3). Setelah ditaklukkan dengan skor 1-3, Tuchel mengatakan bahwa gol yang dicetak Setan Merah -julukan MU- dilakukan tanpa melakukan penyerangan.
"Mereka mampu mencetak tiga gol tanpa menyerang, tanpa membuat sebuah peluang. Ini sangat sulit, mungkin ini juga tidak mungkin untuk dianalisa," ucap Tuchel sebagaimana dikutip dari Reuters.
Tersingkirnya Les Parisiens -julukan Paris Saint Germain- secara dramatis akibat gol Marcus Rashford di penghujung laga seolah membangkitkan kembali ingatan ketika PSG disingkirkan Barcelona pada Maret 2017 silam.
Di mana klub asal Prancis itu sempat unggul empat gol tanpa balas di leg pertama. Namun, mereka dipaksa pulang dengan tangan hampa ketika dilumat 1-6 di leg kedua.
Tapi Tuchel enggan membandingkan kekalahan atas MU dengan yang terjadi dua tahun lalu. Menurut mantan pelatih Borussia Dortmund itu, tak pantas apabila hasil negatif saat menjamu MU dibandingkan dengan kekalahan atas Blaugrana - julukan Barcelona.
"Kami seharusnya tidak masuk ke dalam perangkap tentang perbandingan dengan Barca agar membuat otak kami senang. Masalahnya adalah cara kami memulai pertandingan, kami sempat mendominasi, memiliki kesempatan. Tentu kekalahan ini sangat sulit diterima," pungkasnya.[]
Sumber : Akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar